Friday, 2 December 2016 - Tutup
Garansi Uang Kembali

Home » Blog » Pengetahuan Tentang Berbagai Hal yang Mempengaruhi Kebersihan Makanan
Keranjang Belanja Anda
Jumlah Barang : pcs
Jumlah Nama Barang Total
0 Rp 0,00
keranjang anda kosong

* Klik tombol di bawah ini untuk menyelesaikan pemesanan.

Sanitasi Area Kerja dan Peralatan

Area kerja dan peralatan merupakan komponen penting dalam proses pengolahan makanan, karena itu membersihkan area kerja dan peralatan merupakan hal pertama kali yang harus dilakukan. Memahami dan membenahi area kerja dapat mempermudah jalannya proses pengolahan, meminimumkan perpindahan bahan, memelihara fleksibilitas, dan menghemat pemakaian ruang bangunan. Demikian juga hal yang berkaitan dengan peralatan, ketepatan penggunaan alat dapat memberikan kemudahan, keselamatan, dan kenyamanan bagi karyawan dalam melakukan pekerjaannya dan meminimumkan barang yang rusak.
Upaya untuk mendapatkan hasil masakan yang bersih dan sehat ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian adalah kebersihan alat-alat yang digunakan baik alat untuk persiapan, pengolahan, maupun alat untuk penyajian disamping faktor lain seperti bahan makanan, orang yang memasak maupun lingkungan kerja. Apabila kurang berhati-hati dalam menjaga kebersihan, maka penyakit akan mudah masuk dalam tubuh. dan sekarang ini banyak penyakit yang disebabkan karena keracunan makanan, seperti pepatah mengatakan “Bersih Pangkal Sehat” artinya untuk mencapai derajat kesehatan yang baik maka diperlukan upaya kebersihan yang baik pula. Sebelum kita membersihkan area kerja dan peralatan maka kita harus mengetahuinya terlebih dahulu.
Area Kerja dan Peralatan
1. Area Kerja
Area kerja adalah tempat dimana kita melakukan sebuah pekerjaan. Area kerja yang dimaksud adalah dapur. Salah satu persyaratan dapur yang baik adalah dapur yang selalu bersih untuk itu kita harus tahu bagaimana cara membersihkan dapur yang benar.
2. Membersihkan, Mensanitasi dan Menyimpan Peralatan
a. Pengertian Alat
Peralatan dan perlengkapan dapur adalah semua perlengkapan dan peralatan yang dipergunakan di dapur untuk mengolah makanan (Kitchen Equipment & utensil). Dewasa ini banyak sekali dijual dan beredar dipasaran jenis dan macam peralatan yang sering digunakan di dapur. Ada yang terbuat dari tanah liat, bambu, kayu, besi, aluminium, seng, stainless steel, atau plastik. Pemilihan peralatan dan perlengkapan dapur diperlukan persyaratan antara lain :
  • Mudah dibersihkan.
  • Mudah diketahui bahwa alat tersebut sudah bersih.
  • Keras dan tidak menyerap bahan-bahan makanan
  • Permukaan halus sehingga mudah dibersihkan,
  • Tidak mudah berkarat atau antikarat
  • Tidak mudah pecah.
Apabila beberapa bagian dari peralatan yang sulit dibersihkan terdapat sisa-sisa makanan yang tertinggal maka akan mudah sekali menjadi tempat bakteri berkembang biak, sehingga dapat mengakibatkan makanan menjadi basi dan dapat menimbulkan keracunan. Demikian pula bahan-bahan yang dipergunakan untuk membuat peralatan dapur tidak boleh terbuat dari bahan-bahan yang mengakibatkan keracunan misalnya besi dan timah hitam.
b. Bahan Pembuat Alat
Bahan baku yang digunakan oleh pabrik-pabrik alat penyimpanan makanan, menghidangkan, memasak, melayani dan mencuci peralatan seharusnya berasal dari bahan yang bebas dari bahan yang membahayakan manusia, mampu menahan serangan serangga, tidak dapat mempengaruhi keadaan makanan ataupun minuman, menimbulkan bau busuk dan berpengaruh terhadap warna masakan seperti mangkuk dan bahan-bahan keramik yang telah dikerjakan oleh orang-orang dahulu. Permukaan alat untuk meletakkan makanan sebaiknya mempunyai permukaan yang halus, agar mudah dibersihkan. Solder atau alat untuk mengelas sambungan hendaknya menggunakan logam sejenis yang tahan korosi terhadap bahan-bahan baku.
Baja Tahan Karat
Baja tahan karat yang umum digunakan untuk alat pelayanan makanan terdiri dari 18% chromium, 8% nikel dan 0,08% karbon. Jenis baja tahan karat yang lain adalah mengandung karbon 0,08%. Baja tahan karat mempunyai sifat cemerlang, menarik, mudah dibersihkan, kuat, tidak berkarat, tidak mudah bereaksi dengan asam dan soda. Jadi baja tahan karat tersebut siap digunakan baik di dapur maupun untuk peralatan pelayanan. Baja tahan karat tersebut mempunyai lapisan yang memperbaharui sendiri yang tahan terhadap oksidasi dan korosi. Walaupun begitu warnanya tidak berubah, kenampakan yang
cemerlang dengan mudah memperlihatkan kotoran yang ada.
Besi
Peralatan dari besi saat ini masih banyak digunakan seperti untuk pembuatan periuk, panci, beberapa wajan, tutup kompor, kompor gas dan peralatan yang sejenis. Besi dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu:
Besi polos
Besi polos mempunyai sifat : berat, kuat, mudah berkarat, penghantar panas yang baik, mempengaruhi rasa dan warna pada masakan. Besi polos sangat baik untuk membuat wajan di samping cepat panas, masakan yang digoreng tidak melekat diwajan. Namun sebaiknya besi polos tidak digunakan untuk memasak sayur ataupun lauk pauk terutama yang menggunakan santan atau yang berasa asam. Besi polos apabila digunakan akan mengubah dan mempengaruhi rasa dan warna masakan, yaitu warna masakan menjadi kebiruan dan berasa kurang enak. Hal ini disebabkan karena adanya reaksi kimia antara logam dengan bahan dan bumbu yang mendapatkan suhu tinggi.
– Besi berlapis
Besi berlapis mempunyai sifat: berat, kuat, tidak mudah berkarat, penghantar panas, tidak mempengaruhi rasa dan warna masakan. Besi berlapis adalah besi yang mendapatkan lapisan tertentu sehingga sifat asli yang kurang baik dari besi akan hilang untuk sementara. Namun bila lapisan tersebut mengelupas, maka sifat asli dari besi akan timbul kembali seperti mudah berkarat dan berlubang. Dengan melindungi logam besi dan baja dari sifat korosi maka alat tersebut dapat digunakan untuk keperluan memasak, meningkatkan kualitas dari alat tersebut dan mudah untuk dibersihkan. Ada beberapa macam lapisan yang sering digunakan untuk memberi lapisan pada besi atau logam seperti:
  • Email acrylic: Email acrylic adalah sebuah lapisan organik yang dibuat dari damar-damar sintetis pada sebuah logam. Biasanya pada bagian permukaan.
  • Email bakar: Email bakar adalah sebuah cat alkyd yang disemprot-kan pada sebuah logam dasar kemudian dibakar dengan panas 93-204 derajat celcius. Bahan seperti cuka, chlorine, bahan pemutih dan alkohol dapat merusak lapisan ini.
  • Porselin email: Porselin email adalah sebuah campuran antara bahan gelas yang dicampur dengan sebuah logam dasar pada panas 760-817 derajat celcius, sehingga tidak berlubang-lubang dan tidak mudah tergores, tidak mudah berkarat atau bernoda.
  • Silicone: Silicone adalah suatu lapisan yang merupakan perantara zat (benda) antara benda-benda organic yang berkualitas dan bahan membuat gelas yang disemprotkan pada permukaan dengan membakar alat tersebut akan memberi pelepasan dengan baik.
  • Teflon: Teflon adalah sebuah campuran damar fluorocarbon yang disemprotkan pada permukaan alat tersebut kemudian dioven / dibakar pada panas 371-399 derajat celcius. Bahan teflon ini mengandung kimia dan larutan-larutan tetapi bahan tersebut dapat dihilangkan dengan dicuci dengan deterjen dan air panas. Alat yang menggunakan lapisan teflon ini jangan sampai terkena goresan benda tajam sebab lapisan teflon akan mudah terkelupas. Lapisan teflon ini sering pula disebut lapisan anti lengket. Lapisan ini sering gunakan pada alat seperti : wajan dadar, wajan bertelinga dll. Sebagai alat pengaduk sebaiknya terbuat dari bahan kayu.
Plastik
Plastik sebagai bahan untuk pembuatan peralatan pelayanan makanan sekarang ini banyak disukai. Macam-macam plastik :
  • Akrlikik: Akrilik digunakan dalam berbagai produk dengan merk Incite, Plexiglass. Lucite digunakan untuk alat-alat makanan Plexsiglass.
  • Melanine: Digunakan dalam pembuatan berbagai piring plastik Boontonware, Texasware, juga digunakan dalam Countertop seperti foemika.
  • Fiberglass: Menggunakan serabut gelas dalam panas damar yang biasanya suatu polyster, sebagai contoh penggunaan bahan ini adalah untuk meja counter atau meja penyaji hidangan.
  • Nilon: Bahan ini sehari-hari seringkali digunakan untuk peralatan yang banyak memerlukan pergeseran.
  • Phenolik: Biasanya berwarna coklat, digunakan untuk bahan baku pembuatan baki.
  • Polyethylene: Suatu termoplastik bahan ini biasa digunakakan untuk pembuatan mangkok yang fleksibel, penyimpanan botol, bak sampah dan sebagainya.
  • Polypropylene: Polypropylene adalah suatu plastik yang tahan terhadap pengaruh panas tinggi, biasanya digunakan sebagai rak mesin cuci dan penerapan yang lain.
  • Styrene: Styrene mempunyai pengaruh kekuatan yang tinggi, tetapi tidak dapat digunakan pada temperatur lebih dari 71° C. Bahan ini biasanya digunakan untuk pembuatan tutup, lemari pendingin.
Aluminium
Aluminium saat ini banyak digunakan karena mempunyai sifat, ringan, warna putih keabuan, pengantar panas yang baik, tidak beracun, tak tahan terhadap soda, chlor, asam, bila lembab lekas bersenyawa dengan zat asam.
Masakan yang dimasak dengan menggunakan alat dari aluminium harus segera dituang agar masakan tidak berubah baik rasa maupun warnanya, misalnya masakan sayur asam, acar, masakan telur. Bila masakan ini dibiarkan diatas panel aluminium maka masakan akan berubah menjadi biru atau kebiruan. Selain digunakan untuk peralatan dapur aluminium juga banyak digunakan untuk perkakas, peralatan interior dan eksterior pada kereta dan peralatan lain. Anoda aluminium akan meminimumkan oksida yang menghitamkan segala sesuatu makanan yang menempel.
Logam-logam lain
Pada waktu-waktu yang lalu, semua peralatan makanan dan peralatan memasak terbuat dari kayu, kecuali peralatan yang mudah terbakar. Sekarang peralatan tersebut masih kita jumpai karena: murah, ringan, kuat, terlihat indah. Peralatan dari kayu tersebut tidak mudah bereaksi dengan makanan. Sifat kayu yang lain adalah cepat dan mudah menyerap cairan dan bau. Dari sifat-sifat tersebut akhir-nya kebanyakan peralatan sekarang banyak terbuat dari logam atau besi tuang dan plastik.
Membersihkan Tempat Kerja
1. Macam-Macam Bahan Pembersih
Tujuan dari membersihkan dan memelihara peralatan adalah :
  • Agar peralatan yang kotor menjadi bersih kembali dari sisa makanan dan debu.
  • Menjauhkan diri dari sumber penyakit
  • Menghemat biaya.
  • Peralatan menjadi lebih tahan lama masa pakainya.
Agar dapat membersihkan dan merawat peralatan dengan benar maka, harus terlebih dahulu mengetahui sifat dari masing-masing bahan. sehingga langsung dibahas tentang cara membersihkan dan memelihara peralatan. Peralatan dapur dikelompokkan berdasarkan pada bahan dasar yang dipergunakan untuk membuat peralatan.
2. Bahan dan Obat Pembersih Peralatan dan Ruangan
  1. Besi/baja: Obat pembersih noda karat dengan minyak tanah, air, sabun atau detergen, cuka dan garam. Alat Pembersihnya menggunakan ampelas, sikat atau sabut kelapa, kain kerja.
  2. Besi dilapisi seng: Obat pembersihnya dengan Air sabun atau detergen, pasir putih, serbuk gosok putih, serbuk gosok berwarna, bahan asam (asam, jeruk nipis). Alat Pembersihnya menggunakan sikat atau sabut kelapa, kain kerja.
  3. Stainles stell: Obat pembersihnya dengan air sabun panas atau detergen. Alat Pembersihnya menggunakan spons atau kain perca, kain kerja.
  4. Alumunium: Obat pembersihnya dengan wol logam + sabun, obat gosok, serbuk gosok, air cuka atau air jeruk nipis. Alat Pembersihnya menggunakan ember, sikat atau sabut kelapa, kain kerja.
  5. Kayu: Obat pembersihnya dengan serbuk gosok (bata merah, batu timbul), cuka atau bahan asam, sabun atau detergen. Alat Pembersihnya menggunakan sikat, sabut kelapa, kain kerja.
  6. Kaca/bahanpecah belah: Obat pembersihnya dengan abu gosok, serbuk gosok, air sabun, bahan asam. Alat Pembersihnya menggunakan spons, kain perca, sabut kelapa, ember plastik, kain pengering.
  7. Kaca dinding, jendela, cermin: Obat pembersihnya dengan kertas-kertas pengering, spiritus + kapur halus. Alat Pembersihnya menggunakan kain kerja yang lunak, kuas, lidi, ember.
  8. Plastik: Obat pembersihnya dengan air, air sabun atau detergen (serbuk gosok). Alat Pembersihnya menggunakan sikat, kain kerja.
3. Macam-Macam Peralatan
a) Alat yang dibuat dari besi
Besi banyak digunakan untuk membuat wajan. Karena besi mudah berkarat maka perlu dibersihkan dengan air sabun, garam halus, sabut gosok. Untuk jenis besi yang berlapis tergantung dari jenis lapisannya, besi berlapis email dibersihkan dengan air sabun, serbuk vim, sabut halus. Besi berlapis teflon dibersihkan dengan air sabun dan busa halus. Untuk lapisan teflon jangan sekali-kali menggunakan abu gosok dan sabut yang kasar karena lapisan teflon akan mengelupas dan rusak. Untuk menghilangkan bau dan sisa lemak sebaiknya disiram dengan air panas, kemudian dilap dan dikeringkan.
b) Alat dari timah
Saringan dan sejenisnya sering terbuat dari bahan timah. Dalam merawat diperlukan cara yang teliti, terutama sisa makanan yang melekat. Untuk mencuci sebaiknya tidak menggunakan sabun, karena soda akan merusak alat dari bahan timah. Jadi cukup menggunakan vim atau abu gosok halus dengan sabut kemudia dibilas dan disiram dengan air panas dan dikeringkan.
c) Alat dari tembaga
Alat yang dibuat dari tembaga sangat baik dan mahal. Kelemahannya adalah apabila tidak dibersihkan dengan baik akan terlihat kotor dan tidak menarik. Untuk membersihkannya diperlukan campuran tepung, cuka, serta serbuk perak lalu dicuci air panas dan dikeringkan.
d) Alat dari aluminiun
Aluminium dibersihkan dengan air sabun, serbuk gosok halus atau vim, busa, dibilas sampai bersih lalu dikeringkan.
e) Stainless steel
Peralatan dari bahan stainless steel sangat baik digunakan. Harganya cukup mahal, namun banyak disukai karena pemeliharaannya mudah. Alat ini dibersihkan dengan air sabun, busa atau spons, dibilas sampai bersih lalu dikeringkan atau dilap.
f) Alat dari bahan kuningan
Peralatan dari kuningan yang langsung berhubungan dengan makanan sebaiknya dicuci dengan menggunakan air jeruk nipis, asam, belimbing wuluh, serbuk bata halus, dibilas dan disiram dengan air panas lalu dikeringkan.
g) Alat dari tanah liat
Alat dari tanah liat dibersihkan dengan menggunakan sabut, abu gosok dan dibilas dengan air bersih lalu dikeringkan .
h) Alat dari bambu dan kayu
Peralatan dari kayu dibersihkan atau dicuci dengan air sabun, serbuk atau abu gosok, sabut ataupun sikat, dibilas dan dikeringkan agar tidak berjamur.
i) Alat dari bahan batu
Alat dari batu dibersihkan dengan abu gosok atau vim, sikat dan dibilas sampai bersih, lalu dikeringkan.
j) Alat dari bahan plastik dan melanine
Alat ini dibersihkan dengan sabun biasa atau sabun cair, busa lalu dibilas sampai bersih dan dikeringkan.
k) Alat dari bahan kaca, keramik, porselin
Alat ini dibersihkan dengan air sabun, vim, sabut hijau atau spon lalu dibilas dan dikeringkan.
Membersihkan dan Mensanitasi Area Kerja
Beberapa langkah yang harus dilakukan dalam membersihkan area kerja adalah sebagai berikut:
1. Membersihkan debu (dusting & dump dusting):
Setiap ruangan baik ruangan yang terbuka maupun ruang tertutup beserta perabotannya dapat terkena debu setiap saat. Untuk menjaga kebersihan ruangan atau perralatannya maka perlu diadakan pembersihan. Teknik pembersihan untuk membersihkan debu adalah:
a.) Dusting
Dusting berasal dari kata dust yang berati debu. Dusting berarti membersihkan atau menghilangkan debu. Dusting sebaiknya dilakukan sesering mungkin untuk menghindari debu menjadi lengket. Adapun alat pembersih yang diperlukan adalah:
  • Lap lembut (soft cloth), digunakan untuk menghindari agar permukaan benda yang dibersihkan tidak rusak atau lecet. Cara penggunannya dengan menggosokkan lap tersebut diatas permukaan yang berdebu.
  • Ember (bucket), dipakai untuk mencuci lap supaya bersih dan dapat digunakan kembali.
  • Bahan pembersih lain tidak diperlukan, tetapi air dan sabun cuci diperlukan untuk mencuci lap sebelum disimpan untuk digunakan kembali.
b.) Dump dusting
Dump berarti lembab. Alat yang digunakan untuk teknik dump dusting adalah kain lap yang lembab, yaitu kain basah yang telah diperas airnya. sehingga dapat diartikan bahwa dump dusting adalah membersihkan kotoran atau debu yang sudah melekat dengan menggunakan lap lembab.
Kelebihan dump dusting adalah:
  • Lebih hiegienis, karena debu dan kotoran melekat pada lap dengan baik.
  • Dapat menghilangkan kotoran yang sudah melekat.
  • Alat pembersih yang diperlukan: Container/ember atau Lap katun (cotton cloth)
Bahan pembersih yang diperlukan adalah air bersih. Bahan tambahan lain adalah sabun cuci, digunakan untuk mencuci lap sebelum disimpan.Teknik ini jangan terlau sering dilakukan pada furniture yang terbuat dari kayu beripolitur atau bahan lain yang menyerap air karena air yang masuk kedalam pori-pori kayu akan menyebabkan pelapukan.
2. Menyapu
Dalam istilah perhotelan teknik pekerjaan menyapu dikenal dengan istilah “sweeping”. Teknik ini diterapkan untuk membersihkan lantai. Teknik ini sangat efektif untuk membersihkan kotoran yang belum melekat/lengket pada semua jenis lantai kecuali karpet dan permadani. Alat pembersih yang diperlukan :
  • Sapu (broom)
  • Sodo (dustpan)
  • Tempat sampah (waste basket)
Prosedur kerja :
  1. Usahakan tidak banyak perlengkapan dalam ruangan yang menghalangi, seperti meletakkan kursi-kursi diatas meja dengan posisi terbalik.
  2. Mulailah menyapu dari sudut terjauh dari pintu masuk.
  3. Peganglah sapu dengan tangan kanan dan sodo dengan tangan kiri.
  4. Kumpulkan sampah dan debu dalam dustpan.
  5. Perhatikan tempat-tempat yang tersembunyi seperti di balik pintu, di sudut ruangan dan sebagainya.
  6. Sampah atau debu yang terdapat pada dustpan buang di tempat sampah.
  7. Bersihkan dustpan dengan lap atau jika perlu dicuci.
  8. Simpan alat-alat dengan benar.
3. Mengepel
Mengepel adalah membersihkan kotoran dengan lap lembab yang terdapat pada lantai. Sebelum mengepel, harus dilakukan teknik menyapu terlebih dahulu. Alat pembeersih yang dibutuhkan:
  • Tangkai pel
  • Ember
  • Lap pel
Bahan pembersih :
  • Air
  • Pembersih lantai
Prosedur kerja:
  1. Celupkan kain pel pada ember yang berisi air bersih
  2. Peras lap pel sehingga kondisi lap tidak terlalu basah.
  3. Pasang atau jepit lap pel pada tangkai pel.
  4. Pekerjaan dilakukan mulai dari sudut terjauh dari pintu masuk.
  5. Pegang tangkai pel dengan kedua tangan, tangan kanan di atas dan tangan kiri di bawah.
  6. Gosokkan lap pel maju mundur dengan langkah mundur.
  7. Jika lap pel sudah kotor, lepaskan dari penjepit, kemudian cuci dengan air yang tersedia pada ember. Bila air pada ember telah kotor, ganti dengan air yang bersih.
  8. Lakukan kembali mengepel, sampai seluruh lantai telah bersih.
  9. Setelah selesai, ember dan kain lap, dicuci kemudian keringkan dan simpan.
4. Membersihkan kaca
Alat pembersih yang digunakan untuk membersihkan kaca adalah:
  • Penggosok kaca (glass wiper)
  • Botol semprotan (bottle spayer)
  • Lap katun (cotton cloth/cleaning rag)
Bahan pembersih :
  • Air
  • Spritus atau amoniak
  • Produk baru lainnya
Prosedur kerja:
  1. Isi botol semprotan dengan air dan spritus atau amoniak. Kadar spritus 20%.
  2. Semprotkan larutan pada kaca atau cermin dari bagian atas, setengah dari seluruh permukaan.
  3. Keringkan dengan lap katun.
  4. Lakukan hingga seluruh permukaan kaca telah bersih.
  5. Apabila masih kotor, semprot sekali lagi dan ulangi dengan cara yang sama.
5. Menyikat lantai
Menyikat lantai atau brushing floor, karena alat yang digunakan adalah sikat. Alat pembersih yang diperlukan adalah:
  • Sikat lantai
  • Ember
  • Sapu air
  • Tangkai pel
  • Kain pel
  • Sodo (dust pan)
Bahan pembersih:
  • Air
  • Sabun cair
  • Bubuk pembersih
Prosedur kerja:
1. Persiapan
  • Buat larutan antara air dan sabun cair dalam 1 ember.
  • Atur semua peralatan pada posisi yang benar agar pelaksanaan menyikat dapat dilakukan dengan lancar.
  • Ruangan telah disapu terlebih dahulu.
2. Pelaksanaan
  • Mulai bekerja dari sudut yang terjauh dari pintu masuk.
  • Celupkan sikat lantai ke dalam ember yang berisi larutan.
  • Gosokkan sikat dengan gerakan maju mundur.
  • Bersihkan sisa larutan yang tertinggal pada lantai denggan sapu air (floor squeezer).
  • Lakukan hingga seluruh lantai tergosok dengan merata.
  • Bilas lantai dengan air bersih menggunakan lap pel.
  • Tunggu lantai hingga kering.
3. Penggudangan/penyimpanan alat
  • Cuci semua alat pembersih
  • Simpan dalan kondisi kering.

Jual Kue Kering untuk Lebaran 2016

13 April , 2016 , Kategori : Blog
Jual Kue Kering untuk Lebaran 2016

Kami tokopastri.com menyediakan macam-macam kue kering seperti nastar, putri salju, nastar, castengels dan kue kering lainnya. Kue kering kami enak dan istimewa karena menggunakan bahan-bahan pilihan serta memiliki harum yang khas wisman butter. Selain itu juga kue kering kami... baca selengkapnya

Jual Kue kering Lebaran 2015

13 May , 2015 , Kategori : Blog
Jual Kue kering Lebaran 2015

Seperti pada tahun sebelumnya kami selalu menjual kue kering lebaran atau cookies lebaran. cookies atau kue kering lebaran 2015 yang kami tawarkan merupakan cookies istimewa terbuat dari bahan-bahan berkualitas dan menggunakan wisman butter sehingga kue kering kami meiliki wangi... baca selengkapnya

Download Aplikasi Android Masakan Jepang Terbaru

18 January , 2015 , Kategori : Blog
Download Aplikasi Android Masakan Jepang Terbaru

Ini dia aplikasi Android masakan Jepang terbaru, aplikasi ini merupakan aplikasi yang memberikan tutorial bagaimana cara membuat aneka masakana Jepang terbaru. berikut ini bocoran resep dari aplikasi ini: Ramen Pedas Kuah Daging Sapi Resep Yaki Udon Daging Resep Ekkado... baca selengkapnya

Download Aplikasi Resep Jajanan

13 January , 2015 , Kategori : Blog
Download Aplikasi Resep Jajanan

Aplikasi android resep jajanan merupakan aplikasi yang diperuntukkan bagi Anda yang suka jajan namun ingin membuat sendiri jajanan tersebut sehingga jika jajanan tersebut dibuat sendiri oleh kita tentunya akan menimbulkan kebanggaan tersendiri bagi si pembuatnya.... baca selengkapnya

Download Aplikasi Resep Membuat Brownies Enak Untuk Android

9 January , 2015 , Kategori : Blog
Download Aplikasi Resep Membuat Brownies Enak Untuk Android

Kini telah hadir aplikasi resep membuat brownies enak yang bisa Anda download di Goolge play store. Sesuai dengan judulnya di atas, aplikasi ini berisikan banyak resep cara membuat brownies yang enak. Dengan aplikasi ini Anda akan dituntun secara detail... baca selengkapnya

* klik gambar produk

Testimoni dari Pembeli


“Nggak rugi belanja di tokopastri.com, kuenya enyakkkkk… enyakkkk, kue saljunya lembuuuuuuuuuutt banget, beda sama yang biasa dibuat dikampung. Kurma Coklatnya juga enak, ga bikin neg. Beneran Enak!!”

Umi Kalsum (Mahasiswi)

Dari Kec. Denpasar Selatan, Kota Denpasar-Bali

“Sambelnya enak ga perlu repot-repot ngulek sambel lagi. Nanti kalo udah abis, saya mau pesan lagi buat bulan puasa, sama mau nyoba brownies-nya juga kayaknya enak-enak tuh.”

Bayu A. Kurniawan

Dari Tanah Bambu – Kalimantan Selatan

“Layanannya cepat, kemasannya sangat rapi, dan rasanya enak pas di lidah. Harganya juga sangat sesuai dengan kualitas produk yang dijual. pokoknya ga nyesel deh beli kue cookies di Tokopastri.com”

Ibu Nunung Soekmawati, S. Pd

Guru SMKN di Bandung.

“Saii… Kuenya udah nyampe, enak dan mantep banget. Kejunya berasa banget.. Kuenya lembut nanti aku siap-siap pesen 1 toples lagi buat lebaran ya...”

Sis Cut Marla El Marvis

Dari Sukabumi

“Cookies-nya enak, beda sama kue cookies yang biasa dijual di daerah tempat tinggal saya, yang ini aroma wisman butter-nya lebih terasa, selain itu juga kemasannya cukup rapi, sehingga paket kiriman tidak mudah rusak selama dalam perjalan.”


Lian Marlina

Dari Surabaya

“Agan.. Sambal Ijo Teri Ibu Ida-nya Enak banget. Pedasnya juga pas tidak kurang dan tidak lebih. Sukses terus buat toko online-nya.”


Sis Missy Susanti

Dari Bintaro-Jakarta Selatan

“Waw.. Luar biasa, sejak 2 hari yang lalu saya bergabung menjadi reseller di tokopastri.com, saya sudah berhasil menjual 5 toples kue cookies ke teman-teman saya dikantor, dan mereka mengaku sangat puas dengan rasa kue cookies dari tokopastri.com. Sukses terus buat tokopastri.com”


Rahmat

Dari Karawang.

“Mbak…kuenya dah nyampe. Enak bgt deh…apalagi putri saljunya, anak sama suami saya smpe ketagihan. Biasanya anak saya suka ga mau klo ga enak mbak, lembut bgt susunya kerasa. Langsung abis sehari jga kyaknya :)
Nti saya mau pesen lagi ya mbak…..makasih.”


Tri Herawati

Dari Yogyakarta

“Toko Onlinenya sangat terpercaya, Cookies Sagu Kejunya enak, dan ongkos kirim relatif murah, jadi tidak ada yang namanya berat diongkos”

Dari Liyana

Cijantung, Pasar Rebo – Jakarta Timur
Selengkapnya ada di sini >>

PIRT Sertifikat

Bukti Pengiriman

Photo

Toko kue |  nastar pandan
Toko kue |  Cetakan bentuk tengkorak